Jakarta, Kamis (9/4/2026) – Acara Public Expose Rumah Zakat 2026 di Jakarta sore itu tak hanya soal laporan tahunan. Ada momen hangat ketika Sandiaga Salahuddin Uno, founder Yayasan Indonesia Setara, naik ke panggung menerima penghargaan. Ia dinobatkan sebagai Muzaki Teladan Berdampak dalam ajang Happiness Award.
Usai acara, Sandiaga bercerita. Ia mengenang perjalanan panjang lembaga zakat tersebut. "Saya dulu mengenalnya sebagai Dompet Sosial Ummul Quro. Di situlah pertama kali saya berkenalan dengan Abdul Zaki, yang sekarang bertransformasi menjadi Rumah Zakat," katanya.
Bagi Sandiaga, penghargaan ini punya makna khusus. Bukan sekadar pengakuan.
"Saya setuju dengan nama Happiness Award ini. Soalnya, muzaki teladan itu kan sebenarnya orang yang tingkat kebahagiaannya paling tinggi. Bukan kita yang cuma berbagi, tapi justru kitalah yang dapat manfaatnya," paparnya dengan nada bersemangat.
Di sisi lain, ia melihat momen ini sebagai peluang. Sandiaga lantas menekankan satu hal: kolaborasi. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang kini kian menggeliat. Kerja sama dengan Rumah Zakat, menurutnya, adalah salah satu jalur strategis yang bisa ditempuh.
Artikel Terkait
Komnas HAM Masih Tunggu Konfirmasi Kehadiran Empat Prajurit TNI Tersangka Penyiraman KontraS
Gubernur DKI Peringatkan Keras PPSU di Town Hall Usai Kasus Manipulasi Aduan JAKI
Putin Umumkan Gencatan Senjata Sehari untuk Paskah Ortodoks
Anggota DPR Desak Kemnaker Perbaiki Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan