Jakarta, Kamis (9/4/2026) – Acara Public Expose Rumah Zakat 2026 di Jakarta sore itu tak hanya soal laporan tahunan. Ada momen hangat ketika Sandiaga Salahuddin Uno, founder Yayasan Indonesia Setara, naik ke panggung menerima penghargaan. Ia dinobatkan sebagai Muzaki Teladan Berdampak dalam ajang Happiness Award.
Usai acara, Sandiaga bercerita. Ia mengenang perjalanan panjang lembaga zakat tersebut. "Saya dulu mengenalnya sebagai Dompet Sosial Ummul Quro. Di situlah pertama kali saya berkenalan dengan Abdul Zaki, yang sekarang bertransformasi menjadi Rumah Zakat," katanya.
Bagi Sandiaga, penghargaan ini punya makna khusus. Bukan sekadar pengakuan.
"Saya setuju dengan nama Happiness Award ini. Soalnya, muzaki teladan itu kan sebenarnya orang yang tingkat kebahagiaannya paling tinggi. Bukan kita yang cuma berbagi, tapi justru kitalah yang dapat manfaatnya," paparnya dengan nada bersemangat.
Di sisi lain, ia melihat momen ini sebagai peluang. Sandiaga lantas menekankan satu hal: kolaborasi. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang kini kian menggeliat. Kerja sama dengan Rumah Zakat, menurutnya, adalah salah satu jalur strategis yang bisa ditempuh.
Acara itu sendiri juga dihadiri oleh Wakil Presiden RI ke-13, Ma'ruf Amin. Kehadiran sejumlah pemangku kepentingan lain menandai betapa seriusnya upaya penguatan ekosistem filantropi dan ekonomi syariah ini.
Ke depan, Sandiaga mengaku ingin kontribusinya lebih konkret. Ia ingin memperkuat kolaborasi untuk kemajuan ekonomi umat. Berbagai program dengan Rumah Zakat akan diupayakan, dan ia berharap dukungan dari banyak pihak.
"Kami punya program 'from mustahik to muzaki'. Insyaallah ini bisa kita kolaborasikan dengan Yayasan Indonesia Setara, Rocket Youth Entrepreneurship, dan Desa Emas," ujarnya menjelaskan rencana strategisnya.
Ia menutup perbincangan dengan keyakinan. Bahwa dampak besar seringkali berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten.
"Langkah kecil jangan diremehkan. Insyaallah akan tumbuh jadi kekuatan. 'From mustahik to muzaki' kita usahakan, bersama Rumah Zakat untuk menebar kebermanfaatan seluas-luasnya," tandas Sandiaga.
Artikel Terkait
Mendagri Tito Tinjau Bantuan Bedah Rumah di Kendari, Alokasi 2026 Melonjak Jadi 8.973 Unit
CFD Ditiadakan pada 31 Mei 2026, Bertepatan Perayaan Waisak
Polisi Tangkap Pengendara Motor Bawa Satu Kilogram Ganja saat Razia di Karawaci
Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026