Latar belakang serangan ini jelas: balasan. Dua minggu lalu, sebuah masjid Syiah di Islamabad menjadi lokasi ledakan bunuh diri yang mengerikan. Tak lama setelahnya, wilayah barat laut Pakistan kembali diguncang aksi serupa. Kedua peristiwa ini memicu kemarahan dan tekanan untuk bertindak.
Kelompok ISIS, yang mengklaim bertanggung jawab atas pemboman masjid itu, mencoreng kota dengan tragedi terparah sejak 2008. Setidaknya 31 nyawa melayang dan lebih dari 160 orang terluka dalam kekacauan itu.
Hubungan antara Islamabad dan Kabul sendiri sudah lama memanas. Pakistan berulang kali menuduh otoritas Taliban di Afghanistan membiarkan wilayahnya jadi tempat persembunyian bagi para militan. Tudingan ini, ditambah bentrokan perbatasan mematikan dalam beberapa bulan terakhir, membuat situasi antara kedua negara tetangga itu kian runyam dan tegang.
Artikel Terkait
Bea Cukai dan Pajak Segel Empat Kapal Asing di Pantai Mutiara Diduga Selewengkan Fasilitas
Banyuwangi Catat Inflasi Terendah di Maret 2026 Meski Ada Tekanan Ramadan
WFH Aparatur Pemerintah: Disiplin dan Digitalisasi Kunci Jaga Kualitas Pelayanan Publik
Imigrasi Amankan Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Merauke via Pesawat Pribadi