BSA Logistics Resmi IPO, Kumpulkan Rp304 Miliar untuk Akuisisi

- Jumat, 10 April 2026 | 06:30 WIB
BSA Logistics Resmi IPO, Kumpulkan Rp304 Miliar untuk Akuisisi

Jumat besok, 10 April 2026, bakal jadi hari bersejarah untuk Bursa Efek Indonesia. Pasalnya, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) resmi melantai perdana. Perusahaan jasa logistik ini pun mencatatkan diri sebagai emiten pertama yang IPO di tahun 2026.

Proses penjatahan dan distribusi sahamnya sendiri sudah rampung sejak Rabu dan Kamis lalu. Nah, buat investor ritel, hasilnya cukup ketat. Mereka yang pesan saham di bawah Rp100 juta cuma kebagian 1 sampai 3 lot. Sementara itu, pemesan dengan nominal di atas Rp100 juta dikabarkan cuma dapat sekitar 0,2 hingga 0,4 persen dari total pesanannya.

Dari penawaran umum ini, BSA Logistics melepas 1,8 juta saham baru. Itu setara dengan 20,75 persen dari modal disetor. Dengan harga final Rp168 per lembar, perusahaan bisa mengumpulkan dana segar sekitar Rp304 miliar sebelum dipotong biaya emisi, tentunya.

Lalu, uang sebesar itu mau dipakai buat apa? Rencana utamanya adalah akuisisi. Perusahaan berniat membeli 99,99 persen saham PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) yang saat ini masih dipegang pengendali BSA Logistics, lewat PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL).

Transaksi ini sudah disiapkan sejak akhir tahun lalu. WBSA dan BNL bahkan sudah tandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada 24 November 2025. Nilai pengambilalihannya diperkirakan mencapai Rp215 miliar. Angka itu menyerap sekitar 72 persen dari total dana hasil IPO.

Bagaimana dengan sisa dananya? Itu akan dialokasikan untuk modal kerja. Di antaranya buat biaya operasional rutin, mengelola arus kas jangka pendek, dan tak ketinggalan, pengembangan jaringan layanan logistik multimoda mereka.

Untuk urusan penjamin emisi, WBSA menggandeng tiga sekuritas. OCBC Sekuritas (TP) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) bertindak sebagai penjamin pelaksana, sementara Indo Capital Sekuritas (IU) sebagai penjamin emisi. Dari porsi penjatahan, MG dapat jatah terbesar, yaitu 72,07 persen. TP menyusul dengan 27,83 persen, dan IU mendapatkan 0,10 persen.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar