Transaksi ini sudah disiapkan sejak akhir tahun lalu. WBSA dan BNL bahkan sudah tandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat pada 24 November 2025. Nilai pengambilalihannya diperkirakan mencapai Rp215 miliar. Angka itu menyerap sekitar 72 persen dari total dana hasil IPO.
Bagaimana dengan sisa dananya? Itu akan dialokasikan untuk modal kerja. Di antaranya buat biaya operasional rutin, mengelola arus kas jangka pendek, dan tak ketinggalan, pengembangan jaringan layanan logistik multimoda mereka.
Untuk urusan penjamin emisi, WBSA menggandeng tiga sekuritas. OCBC Sekuritas (TP) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) bertindak sebagai penjamin pelaksana, sementara Indo Capital Sekuritas (IU) sebagai penjamin emisi. Dari porsi penjatahan, MG dapat jatah terbesar, yaitu 72,07 persen. TP menyusul dengan 27,83 persen, dan IU mendapatkan 0,10 persen.
Artikel Terkait
IHSG Menguat Hampir 1 Persen di Awal Perdagangan Jumat
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 per Gram, Buyback Melonjak Lebih Tinggi
Analis Proyeksikan IHSG Koreksi Hari Ini Meski Kemarin Menguat
Avian Brands Lepas Anak Usaha Cat Kapal Senilai Rp8,37 Miliar