MURIANETWORK.COM - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan kembali komitmen partainya untuk mengusung kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 7 persen. Pernyataan ini disampaikannya di Jakarta, Senin (11/3/2024), dengan argumen bahwa langkah tersebut diperlukan untuk menyederhanakan sistem kepartaian dan meningkatkan efektivitas demokrasi di Indonesia.
Dari Multi-Partai ke Sistem yang Lebih Terpilih
Usulan peningkatan ambang batas parlemen itu disampaikan Paloh usai melepas Tim Safari Ramadan DPP Partai NasDem di NasDem Tower, Menteng. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan pandangan kritisnya terhadap sistem multi-partai yang terlalu luas yang dinilainya kurang efektif. Menurutnya, transisi menuju sistem dengan partai-partai yang lebih terpilih akan membawa manfaat lebih besar.
"Kita memang merasa sejujurnya dari sistem multi-partai, kalau bisa kita berubah menjadi selected partai. Itu jauh lebih efektif bagi implementasi hasil manfaat kebebasan demokrasi yang kita miliki," tutur Surya Paloh.
Pertanyaan atas Manfaat Banyak Partai
Lebih lanjut, politisi senior itu mempertanyakan kontribusi nyata dari banyaknya partai politik yang ada saat ini terhadap kualitas demokrasi. Ia menyoroti bahwa keberadaan puluhan partai tidak serta-merta menjamin pemenuhan aspirasi rakyat atau stabilitas politik yang lebih baik.
Artikel Terkait
Israel Setuju Pembicaraan Langsung dengan Lebanon, Fokus pada Pelucutan Hizbullah
Gubernur DKI Ancam Pecat Oknum yang Manipulasi Laporan di Aplikasi JAKI
Pemprov DKI Godok Koneksi MRT dan KRL Listrik untuk Revitalisasi Kota Tua
Wamendagri: Dai dan Ulama Diharapkan Jadi Penggerak Sosial di Wilayah Perbatasan