Cak Imin Tegaskan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Harus Efisien dan Transparan

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 10:45 WIB
Cak Imin Tegaskan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Harus Efisien dan Transparan

MURIANETWORK.COM - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan arahan tegas kepada pimpinan baru BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Arahan ini berfokus pada pengelolaan anggaran operasional yang efisien dan tepat sasaran, mengingat besarnya dana pemerintah yang dialokasikan untuk kedua lembaga tersebut setiap tahunnya.

Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola yang Transparan

Dalam pertemuan yang digelar di Jakarta Pusat pada Sabtu (21/2/2026), Cak Imin secara khusus menekankan pentingnya menghindari pemborosan dan kegiatan yang bersifat seremonial belaka. Ia menegaskan bahwa tata kelola risiko harus dijalankan dengan profesional dan transparan, mengingat setiap rupiah yang dikelola merupakan amanah publik.

“Tidak boleh ada pemborosan maupun kegiatan seremonial. Tata kelola risiko harus dilakukan profesional dan transparan,” tegasnya.

Fokus pada Penguatan Kepesertaan Aktif

Selain efisiensi anggaran, agenda prioritas lainnya adalah penguatan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan. Saat ini, jumlah penerima manfaat BPJS Kesehatan tercatat sangat besar, mencapai 283 juta orang. Untuk menuntaskan berbagai persoalan yang masih menghambat, rencana koordinasi lintas kementerian segera dijalankan.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar