lanjut Tri Adi Riyanto. Pertumbuhan yang benar-benar signifikan.
Perkembangannya tak berhenti di dalam negeri. Transaksi QRIS lintas negara ternyata memberi angin segar bagi perekonomian daerah. Malaysia adalah partner terbesar, diikuti Singapura dan Thailand.
Dengan Malaysia saja, transaksi naik 96 persen dari Rp7,4 miliar menjadi Rp13,9 miliar. Luar biasa. Sementara dengan Singapura, loncatannya dari Rp277,5 juta ke Rp1,8 miliar.
Thailand juga tak kalah. Transaksi dari negara Gajah Putih itu meroket dari angka Rp43,07 juta menjadi Rp390,4 juta. Secara total, transaksi QRIS antarnegara di 2025 mencapai Rp16,01 miliar, naik Rp7,7 miliar dari tahun sebelumnya.
Dengan data-data seperti ini, wajar jika banyak yang memprediksi QRIS bakal jadi tulang punggung sistem pembayaran digital kita. Bahkan, ia berpotensi menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan. Semua bergerak cepat, dan Sulsel tampaknya tak mau ketinggalan.
Artikel Terkait
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan
Pekerja Pabrik VKTR Apresiasi Kebijakan Percepatan Elektrifikasi Prabowo