“Sekarang ini, kami di Pemprov DKI pengin tempat ini betul-betul jadi ikon. Tempat yang bisa dinikmati siapa saja,” ujarnya lagi.
Dia kemudian menambahkan, revitalisasi ini juga bentuk regenerasi gagasan Bung Karno yang dianggap masih sangat relevan hingga sekarang.
Di sisi lain, ada satu konsep lain dari Sang Proklamator yang coba dihidupkan kembali: reconnection atau keterhubungan. Dan lokasi Taman Semanggi, dengan luas sekitar 6 hektare, memang tempat yang strategis. Ia dirancang untuk menjadi simpul yang menghubungkan banyak hal, banyak orang. Bukan cuma sekadar taman biasa.
Artikel Terkait
Pelaku Pemalakan di Purwakarta Tewaskan Pemilik Hajatan, Ditangkap Usai Buron ke Subang
Supplier MBG Kendal Demo, Tagihan Rp141 Juta Tak Dibayar Koperasi
Wamenristek Sebut Harga Listrik Panas Bumi Masih Lebih Mahal dari Batu Bara
LBH Cianjur Serahkan Data Tambahan ke KPK untuk Laporan Jual-Beli Jabatan