Sumber yang sama memberikan detail lebih lanjut mengenai agenda tersebut. "Shaath dijadwalkan untuk menyampaikan pidato yang menguraikan kerangka umum rencananya untuk 100 hari pertama. Ia didampingi oleh pejabat komite yang bertanggung jawab atas portofolio keuangan," jelasnya.
Undangan untuk menghadiri pertemuan ini diterima Shaath hanya sehari sebelumnya, sebuah langkah cepat yang menunjukkan urgensi dari pertemuan tingkat tinggi ini. Kehadirannya, meski dengan pemberitahuan singkat, dikonfirmasi langsung oleh anggota komite lainnya.
Komitmen Dana dan Rencana Keamanan
Pertemuan di Washington bukan hanya membahas rencana pembangunan. Forum yang dihadiri sekitar dua lusin pemimpin dan pejabat senior dunia ini juga diharapkan menghasilkan komitmen pendanaan yang signifikan. Presiden AS diperkirakan akan merinci janji bantuan senilai lebih dari lima miliar dolar AS yang dialokasikan khusus untuk Gaza.
Selain pendanaan, isu keamanan pasca-konflik menjadi pokok bahasan lain yang krusial. Para peserta akan membahas mekanisme peluncuran Pasukan Stabilisasi Internasional. Tugas pasukan ini nantinya adalah memastikan stabilitas dan keamanan di Gaza, menciptakan landasan yang aman bagi proses rekonstruksi dan pemulihan kehidupan masyarakat yang telah lama terdampak perang.
Artikel Terkait
SBY Usulkan Penarikan atau Pemindahan Pasukan UNIFIL Usai Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Inter Milan Hajar AS Roma 5-2, Kokohkan Puncak Klasemen Serie A
Pemprov DKI Turunkan Baliho Kontroversial Aku Harus Mati Usai Protes Warga
Analis OJK Soroti Biaya Perang Global dan Dampak Fiskal ke Indonesia