Heri kembali berkelit. Ingatannya seperti kabur. Dia bilang lupa, lalu mengulang cerita soal 'brief' dari kementerian untuk pensiunan. Jaksa tak menyerah, terus meminta kisaran angkanya.
Tekanan jaksa memuncak dengan pertanyaan yang hampir sarkastik.
Heri pun terdiam sejenak sebelum menjawab.
Akhirnya, dari tekanan itu, terkuak juga angka pastinya. Heri mengaku menerima Rp 125 juta dari agen tersebut. Jumlah yang, meski dia bilang 'nggak lah triliun', tetap saja besar untuk sebuah 'pertolongan' dari seorang ipar.
Artikel Terkait
Utang Pinjaman Online Tembus Rp100,69 Triliun, OJK Waspadai Kenaikan Tunggakan
JK Laporkan Empat Akun YouTube ke Bareskrim atas Tuduhan Makar dan Hoaks
Sopir Taksi Online Positif Sabu Diduga Picu Pelecehan Penumpang
AS Batasi Citra Satelit Kawasan Konflik, Akses Verifikasi Independen Terhambat