DPR Dorong Evaluasi Sistem Angkutan Umum Usai Kecelakaan Maut di Semarang

- Kamis, 19 Februari 2026 | 08:40 WIB
DPR Dorong Evaluasi Sistem Angkutan Umum Usai Kecelakaan Maut di Semarang

MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem angkutan umum nasional. Seruan ini disampaikan menyusul penetapan empat tersangka, mulai dari direktur utama hingga sopir, dalam kasus kecelakaan maut bus PO Cahaya Trans di Exit Tol Krapyak, Semarang, yang merenggut 16 nyawa. Huda menekankan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk perbaikan fundamental, terutama jelang puncak arus mudik Lebaran.

Apresiasi dan Seruan Evaluasi dari Legislator

Dalam tanggapannya, Syaiful Huda mengapresiasi langkah penegakan hukum yang telah diambil oleh kepolisian. Namun, di balik apresiasi itu, tersirat kekhawatiran mendalam akan sistem pengawasan yang dinilai masih memiliki celah. Ia melihat tragedi di Krapyak bukan sekadar insiden tunggal, melainkan cermin dari masalah yang lebih sistemik dalam penyelenggaraan transportasi umum di tanah air.

"Yang pertama kita apresiasi semua langkah perbaikan dalam rangka penanganan laka lantas (kecelakaan lalu lintas) ini. Termasuk, perbaikan dalam penegakan hukum," tutur Huda, Kamis (19/2/2026).

Ia lantas menegaskan bahwa temuan dalam penyelidikan kasus ini harus menjadi titik tolak perubahan. "Nah, terkait dengan temuan dari kecelakaan 16 orang meninggal, saya kira ini termasuk harus menjadi momentum perbaikan menyeluruh dari penyelenggaraan lalu lintas kita terutama angkutan umum kita," tegasnya.

Panggilan untuk Audit Ketat Menjelang Mudik

Sebagai langkah konkret, politisi dari DPP PKB ini meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk segera mengambil tindakan korektif. Fokusnya adalah memastikan setiap unit angkutan umum menjalani audit kelayakan dan pemeriksaan berkala (ramp check) yang ketat dan konsisten. Waktu yang berdekatan dengan persiapan mudik Idul Fitri 1447 H dinilai sebagai momen krusial untuk membenahi sistem.

"Nah karena itu semua yang didapati terkait dengan setelah hasil forensik termasuk temuan di lapangan misalnya menyangkut soal tidak berjalannya ramp check secara baik dari semua angkutan publik kita ya kita minta ke depan Kemenhub harus memastikan semua unit armada angkutan publik harus teraudit dengan baik, terselenggara ramp check dengan baik dan seterusnya apalagi ini menjelang Lebaran," papar Huda.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar