MURIANETWORK.COM - Sebuah inisiatif kreatif dari Bhabinkamtibmas Polda Jawa Timur, yakni program "Kobin" atau "Kopi Cak Bhabin", berhasil mencairkan komunikasi antara polisi dan warga. Program yang menggunakan kopi sebagai media pendekatan ini digulirkan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara lebih santai dan humanis, sekaligus mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Kopi Sebagai Jembatan Komunikasi
Di tengah upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat, jajaran Bhabinkamtibmas di Jawa Timur menghadirkan terobosan yang unik. Mereka memanfaatkan tradisi ngopi bersama sebagai sarana untuk menjalankan tugas sambang warga. Pendekatan ini sengaja dirancang agar dialog terasa lebih cair dan akrab, jauh dari kesan formal yang seringkali menjadi penghalang.
Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur, Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab, menjelaskan konsep di balik program tersebut. "Kobin adalah salah satu sarana kami, Kopi Cak Bhabin. Kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok Bhabinkamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu, saat kita melakukan sambang ke warga, kita datang membawa gerobak Kobin," tuturnya.
Inisiatif dan Modal Pribadi
Yang menarik, program ini sepenuhnya lahir dari inisiatif dan kepedulian personel di lapangan. Gerobak kopi yang dimodifikasi pada sebuah sepeda, lengkap dengan perlengkapan minum, dibiayai secara mandiri. Sugeng mengungkapkan bahwa kopi yang disajikan untuk warga pun diberikan secara cuma-cuma.
Artikel Terkait
Putin dan Erdogan Desak Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah
Korlantas Polri Genjot Penegakan Hukum Digital untuk Atasi Over Dimension dan Overload
Jerman Minta Tiongkok Gunakan Pengaruh di Iran untuk Perundingan dengan AS
Wisatawan Belgia Dideportasi dari Bali Usai Lompat Tebing dengan Motor dan Kabur dari Ganti Rugi