Kondisi cuaca ekstrem diprakirakan tidak langsung mereda. Untuk Selasa, 17 Februari 2026, peringatan siaga masih berlaku di sebagian besar wilayah Jakarta. Jakarta Pusat, Barat, dan Timur kembali diimbau untuk waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah penyangga seperti Kota Depok, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang juga turut masuk dalam zona siaga pada hari tersebut.
Memasuki Rabu, 18 Februari 2026, pola peringatan mengalami pergeseran. Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu kembali memasuki level siaga, sementara Jakarta Selatan turun ke status waspada. Dinamika ini menunjukkan kompleksnya sistem cuaca yang mempengaruhi wilayah Ibu Kota.
Imbauan untuk Masyarakat
Menyikapi prakiraan ini, BMKG secara khusus mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor, untuk terus meningkatkan kewaspadaan hingga 19 Februari 2026. Kewaspadaan tidak hanya diperlukan bagi warga di zona siaga, tetapi juga di wilayah waspada, mengingat cuaca ekstrem seringkali sulit diprediksi secara absolut.
Para ahli cuaca menekankan pentingnya memantau perkembangan informasi terbaru dari kanal resmi, mengamankan dokumen penting, serta menyiapkan langkah antisipasi sederhana seperti memeriksa saluran air dan menghindari berkendara di area yang rawan tergenang saat hujan deras terjadi.
Artikel Terkait
Kemenparekraf Sediakan Kanal Pengaduan, Respons Maksimal Tujuh Hari Kerja
KPK Periksa Sejumlah Biro Haji Pekan Depan Terkait Kasus Korupsi Kuota
Marinir Sampaikan Prihatin atas Insiden Peluru Nyasar Lukai Dua Anak di Gresik
Pemerintah Dorong Pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif di 80-an Daerah