Kehadiran replika pesawat itu diharapkan bisa menjawab kegelisahan yang sering muncul. Soalnya, bagi banyak calon haji, terutama yang pertama kali, perjalanan udara panjang adalah salah satu bagian yang menimbulkan kecemasan. Nah, dengan merasakan suasana pesawat lebih dulu meski cuma replika diharapkan kecemasan itu bisa berkurang.
Acara peresmian berjalan cukup sederhana, tapi penuh makna. Terlihat sejumlah calon jemaah yang hadir langsung mencoba duduk di dalam kabin replika. Ekspresi mereka, campur aduk antara antusias dan penasaran.
Inisiatif seperti ini patut diapresiasi. Persiapan haji bukan cuma soal fisik dan finansial, tapi juga adaptasi dengan segala prosesnya. Dengan alat peraga yang nyaris mirip aslinya, setidaknya satu bagian dari puzzle kekhawatiran itu bisa teratasi.
Artikel Terkait
Remaja 15 Tahun Tewas Ditikam Tetangga Usai Ribut Main Game di Makassar
Golkar Minta Kader Pemuda Awasi Harga Minyak Tanah dan Sosialisasikan Program Prabowo
Trump Ancam Hancurkan Sipil Iran dalam 4 Jam Jelang Tenggat Selat Hormuz
Petugas PPSU di Jakarta Timur Diberi Sanksi Gara-gara Pakai Foto AI untuk Tanggapi Aduan Warga