Dari olah TKP yang cukup detail, polisi menduga hanya ada satu kali tembakan. Uniknya, tembakan itu rupanya tidak langsung mengarah ke korban. Rekaman CCTV dan pemeriksaan di lapangan menunjukkan arah peluru yang justru ke atas. Proyektil itu mengenai bagian atas teras rumah Amat, lalu memantul ke bawah.
"Pantulan proyektil kemudian kami temukan di sisi kiri garasi rumah korban," jelas Rachmad. "Jadi, kesimpulan sementara kami, ini masih mengarah pada aksi teror."
Proses penyelidikan di teras rumah di Kelurahan Kedungwuni Timur itu sendiri berlangsung cukup lama, lebih dari dua jam. Rachmad tak sendirian; dia didampingi langsung oleh Direskrimum Polda Jateng Kombes Muhammad Anwar Nasir dan Kabid Labfor Kombes Fauzi Hidayat. Pemeriksaan forensik yang lebih mendalam masih terus berjalan di Polda Jateng.
Soal senjata yang digunakan, polisi masih menunggu. "Apakah senjata api atau jenis lain, kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Polda Jateng," tegas Kapolres. Hingga saat ini, penyelidikan terus digenjot untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik aksi penembakan malam itu.
Artikel Terkait
Megawati Serukan Persatuan Politik Tuntut Keadilan atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pasangan Muda-Mudi Diguyur Air Warga Usai Ketiduran Berpelukan di Musala Pantai Logending
Pencarian Dua Mahasiswi Terseret Arus di Wira Garden Masih Berlanjut
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 7 Orang Luka dan 19 Rumah Rusak