MURIANETWORK.COM - Polda Riau baru saja menyelenggarakan Ekshibisi Lomba Orasi Green Policing 2026 pada Minggu (15/2/2026). Ajang ini menjadi wadah bagi ratusan pelajar dan mahasiswa terpilih, baik dari Riau maupun luar provinsi, untuk menyampaikan gagasan kritis dan solusi inovatif terkait isu lingkungan. Kegiatan yang ditutup langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, ini bertujuan menggalang kesadaran kolektif dan mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Green Policing: Lebih Dari Sekadar Program
Dalam sambutannya, Kapolda Riau menekankan bahwa konsep Green Policing bukanlah sekadar kegiatan seremonial. Ia menjelaskan, ini adalah model pemolisian modern yang menempatkan polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian aktif dalam menjaga keteraturan sosial dan kelestarian lingkungan.
Irjen Herry Heryawan secara khusus menyoroti peran vital generasi muda dalam misi jangka panjang ini. Ia mengajak para peserta untuk terus aktif berkontribusi.
"Teruslah berkarya, adik-adik harus berani mengeluarkan ide dan gagasan sendiri dan mempertentangkan gagasan-gagasan tersebut dengan dialektika, orasi atau narasi-narasi baik," ucapnya.
Analogi Tunas Pohon dan Pemimpin Masa Depan
Kapolda lantas memberikan analogi yang gamblang, membandingkan generasi muda dengan tunas pohon yang membutuhkan nutrisi untuk tumbuh kuat. Pesan ini ia sampaikan untuk memotivasi para peserta yang hadir.
"Generasi muda itu sama dengan tunas-tunas pohon yang terus dipupuk, mendapatkan sinar matahari. Sama dengan adik-adik yang dipupuk dengan pelajaran, maka Insyaallah adik-adik akan menjadi pemimpin masa depan," jelas Herry Heryawan.
Fokus pada Solusi di Hulu
Mengutip data terkait penyusutan hutan di Riau, Kapolda menyatakan bahwa pendekatan penegakan hukum saja tidak cukup. Ia menegaskan pentingnya langkah pencegahan yang melibatkan semua pihak, yang menjadi esensi dari gerakan Green Policing ini.
"Pemadaman tiap tahun itu adalah kerjaan di hilir, tetapi belum ada solusi di hulu. Oleh karena itu, kegiatan ini bagaimana kita berkomunikasi dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan," tuturnya.
Kolaborasi itu, lanjutnya, harus diwujudkan dalam aksi nyata seperti penanaman pohon yang hasilnya dapat dirasakan untuk puluhan tahun ke depan.
Artikel Terkait
Megawati Serukan Persatuan Politik Tuntut Keadilan atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Pasangan Muda-Mudi Diguyur Air Warga Usai Ketiduran Berpelukan di Musala Pantai Logending
Pencarian Dua Mahasiswi Terseret Arus di Wira Garden Masih Berlanjut
Kebakaran SPBE di Bekasi Diduga Akibat Kebocoran Gas, 7 Orang Luka dan 19 Rumah Rusak