Rangkaian Aksi dan Perbaikan Infrastruktur
Aksi kemanusiaan di Tapteng ini merupakan bagian dari rangkaian operasi yang lebih luas. Sebelumnya, dari Mapolda Sumut, telah dilepas 22 kontainer bantuan yang menjangkau sekitar 40 ribu penerima manfaat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Selain bantuan logistik, perhatian serius juga diberikan pada perbaikan infrastruktur vital yang rusak. Secara virtual, Kapolri memantau progres pembangunan dua Jembatan Bailey di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang sangat penting untuk menghubungkan kembali komunitas yang terisolasi.
"Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk terus memperhatikan masyarakat kita yang masih terdampak. Ini juga bentuk wujud kehadiran negara," jelasnya mengenai pemantauan tersebut.
Dukungan dan Sinergi Antar Lembaga
Operasi kemanusiaan ini didukung penuh oleh sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, seperti Kabaintelkam, Dankorbrimob, Astamaops Kapolri, dan Kapusdokkes Polri. Kehadiran mereka menegaskan bahwa penanganan bencana menjadi prioritas utama institusi.
Sinergi dengan pemerintah daerah juga tampak kuat dengan kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menyinkronkan bantuan dari pusat dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, turut mengapresiasi respons cepat Polri. Ia berharap sinergi antarlembaga ini dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak, mengembalikan denyut kehidupan di wilayah yang sempat terpuruk.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen