MURIANETWORK.COM - Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali dilanda banjir bandang pada Jumat siang, 13 Februari 2026. Bencana ini menerjang sejumlah kecamatan, merendam ratusan rumah, dan memaksa warga untuk mengungsi. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan darurat masih terus berlangsung di lokasi terdampak.
Dampak dan Kondisi di Lokasi Terparah
Wilayah yang paling menderita akibat terjangan air adalah Perumahan Pandan Asri dan kawasan Aek Tolang di Kecamatan Pandan. Di sana, ketinggian air bervariasi, mulai dari setengah meter hingga satu setengah meter. Bukan hanya air yang memenuhi ruangan, banjir kali ini juga membawa serta material lumpur tebal yang memenuhi rumah-rumah warga, memperparah kerusakan dan menyulitkan upaya pembersihan.
Pemandangan di lokasi bencana tampak memprihatinkan. Banyak warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka, sementara yang lain terlihat masih kebingungan menyaksikan rumah mereka terendam.
Artikel Terkait
1 April: Harsiarnas, Hari Bank Dunia, dan Lupus Alert Day di Balik April Mop
Rembesan Air Keras di Mata Korban Penyiraman Baru Terdeteksi, Ancaman Kebutaan Permanen
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron