Di tengah kondisi yang serba sulit, harapan warga tertuju pada bantuan cepat dari pemerintah, baik daerah maupun pusat. Bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan tempat tinggal sementara menjadi kebutuhan yang paling mendesak saat ini.
Namun, di balik kebutuhan mendasar tersebut, muncul suara yang menyerukan penyelesaian yang lebih fundamental. Masyarakat terdampak mendesak pemerintah untuk segera menormalisasi aliran Sungai Aek Tolang.
Mereka meyakini bahwa langkah tersebut merupakan kunci untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan, terutama ketika musim hujan dengan intensitas tinggi tiba.
"Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang mendesak untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang saat intensitas hujan meningkat," ungkap seorang perwakilan warga yang ditemui di lokasi.
Artikel Terkait
1 April: Harsiarnas, Hari Bank Dunia, dan Lupus Alert Day di Balik April Mop
Rembesan Air Keras di Mata Korban Penyiraman Baru Terdeteksi, Ancaman Kebutaan Permanen
Prabowo Sampaikan Apresiasi dan Komitmen Perkuat Hubungan dengan Jepang
Sidang Korupsi Proyek Satelit Kemenhan 2012-2021 Dimulai, Satu Terdakwa Buron