Kondisi Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, ternyata jauh lebih mengkhawatirkan. Dari keterangan terbaru tim medis RSCM, ada temuan yang bikin kita semua merinding. Ternyata, ada rembesan air keras yang baru terdeteksi di bagian mata korban. Identifikasi yang terlambat ini, kata mereka, bisa berakibat sangat fatal.
“Perkembangan dari RS, bagian matanya itu ada rembesan air keras yang kemarin terlambat diidentifikasi oleh tim dokter RSCM,” ujar Dimas Bagus Arya, Koordinator KontraS.
Dia menyampaikan hal itu dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR, Senayan, Selasa lalu. “Efeknya bisa, yang paling fatal adalah cacat permanen, dia tidak bisa melihat dengan utuh,” tambahnya.
Suaranya tegas, penuh kecaman. Dimas tak ragu menyebut aksi ini sebagai tindakan biadab. Bagi dia, ini bukan sekadar kejahatan jalanan biasa. Ada nuansa lain yang lebih mengerikan: sebuah upaya sistematis untuk menghancurkan masa depan anak muda.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Runner-up FIFA Series 2026 Usai Takluk Tipis dari Bulgaria
Polda Sumsel Tingkatkan Patroli Pasca-Lebaran Lewat KRYD
Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan dan Mutilasi di Kios Ayam Geprek Bekasi
Pria Lansia Disiram Air Keras Saat Berangkat Salat Subuh di Bekasi