Australia Tegur Keras Roblox Soal Ancaman Predator dan Konten Berbahaya bagi Anak

- Kamis, 12 Februari 2026 | 16:50 WIB
Australia Tegur Keras Roblox Soal Ancaman Predator dan Konten Berbahaya bagi Anak

Pemerintah Australia baru-baru ini mengirimkan surat teguran keras kepada Roblox. Platform game sosial yang sangat digemari anak-anak itu mendapat peringatan menyusul banyaknya laporan tentang pendekatan dan rayuan predator terhadap pengguna muda di dalamnya.

Surat itu datang langsung dari Menteri Komunikasi, Anika Wells. Ia meminta pertemuan mendesak dengan pihak Roblox sambil menyuarakan keprihatinan mendalam. Yang jadi sorotan adalah maraknya "konten buatan pengguna yang ekstrem dan tidak senonoh", mulai dari materi seks eksplisit hingga konten yang mengarah pada bunuh diri.

Tapi rupanya, itu belum segalanya.

"Yang lebih mengkhawatirkan," tulis Wells dalam suratnya, "adalah laporan dan kekhawatiran yang terus berlanjut tentang anak-anak yang didekati dan dilecehkan oleh predator." Menurutnya, para pelaku ini secara aktif berusaha mengeksploitasi rasa ingin tahu dan kepolosan anak-anak.

Di sisi lain, Komisaris Keamanan Siber Australia juga sudah angkat bicara. Mereka memberitahu Roblox soal rencana untuk menguji implementasi komitmen keamanan yang sempat dijanjikan platform itu setahun lalu. Komitmen itu antara lain membuat akun pengguna di bawah 16 tahun tidak bersifat publik secara otomatis, plus menyediakan alat untuk mencegah orang dewasa menghubungi anak-anak tanpa sepengetahuan orang tua.

Memang, Roblox disebutkan telah bekerja sama dengan Komisaris sepanjang 2024 dan 2025 untuk menyusun langkah keamanan tambahan. Namun begitu, masalahnya seperti tak kunjung usai.

"Meskipun demikian, masalah-masalah tersebut tampaknya masih berlanjut," tegas surat dari menteri tersebut. "Ini tidak dapat diterima dan masalah-masalah ini sangat mengkhawatirkan banyak orangtua di Australia."

Komisaris Keamanan Siber, Julie Inman Grant, mengonfirmasi langkahnya. Ia telah mengirim surat terpisah pekan lalu untuk memberi tahu Roblox bahwa protokol keamanan mereka akan mendapat pemantauan ekstra.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar