ujar Prabowo tegas.
Ajakan itu tidak berhenti di kata-kata. Prabowo secara khusus mendorong para konglomerat itu untuk ambil bagian dalam membuka lapangan kerja seluas mungkin. Sektor riil dan UMKM, yang sering disebut sebagai tulang punggung ekonomi, juga harus dapat dorongan lebih.
Di sisi lain, respons dari kelima pengusaha pun positif. Mereka menyatakan komitmen penuh untuk mendukung agenda pemerintahan Prabowo nanti. Dukungan itu mencakup banyak hal, mulai dari program pengentasan kemiskinan, perbaikan gizi dan pendidikan anak, sampai ke pembangunan industri yang benar-benar mengutamakan kepentingan nasional.
Pertemuan ini seakan menjadi kelanjutan dari dialog sehari sebelumnya. Senin malam, Prabowo memang sudah lebih dulu bertemu dengan perwakilan Apindo di tempat yang sama. Dalam pertemuan tiga jam itu, pembicaraan sudah mengerucut pada upaya menciptakan lapangan kerja. Mereka bertukar pandangan soal realitas ekonomi terkini dan berbagai rintangan yang mungkin menghadang di masa depan. Prabowo, sekali lagi, lebih banyak mendengar aspirasi dan harapan para pelaku usaha tersebut.
Jadi, dua malam berturut-turut di Hambalang diwarnai perbincangan serius antara pemimpin negara dan dunia usaha. Sebuah awal yang menarik untuk diamati kelanjutannya.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen