Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan kronologi singkatnya. "Intinya, bertiga orang ini bonceng motor, terus kemudian berpapasan sama tiga orang lain, remaja juga. Terus disiram," tuturnya.
Motif dan Latar Belakang Pelaku
Setelah melakukan penyelidikan, polisi mengungkap fakta yang cukup mencengangkan. Kelompok pelaku dan korban ternyata tidak saling mengenal satu sama lain. Pemilihan korban dilakukan secara acak, tanpa ada hubungan permusuhan sebelumnya.
AKBP Roby Heri Saputra menegaskan hal tersebut. "Nggak (saling kenal). Jadi keterangannya itu hanya random aja," jelasnya.
Pengakuan pelaku di hadapan penyidik mengarah pada motif rasa takut yang tidak berdasar. Mereka mengaku melakukan penyiraman sebagai bentuk antisipasi, karena khawatir akan diserang lebih dulu oleh kelompok remaja yang tidak mereka kenal itu. Motif ini kini masih ditelusuri lebih dalam oleh pihak berwajib untuk memastikan kebenarannya dan latar belakang psikologis para pelaku yang masih berstatus pelajar.
Artikel Terkait
Menkominfo Tegaskan Perjanjian Data dengan AS Tidak Serahkan Data Warga
Indonesia Peringkat Kedua Dunia Kasus Campak, DPR Desak Kemenkes Siaga Penuh
Menteri Ghana Ungkap 55 Warga Negara Tewas di Ukraina Akibat Rekrutmen Ilegal Rusia
GAPKI Serukan Diplomasi Perdagangan Kuat Antisipasi Hambatan Ekspor