MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade meninjau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Nagari Koto Rawang, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan keamanan konstruksi, menyusul insiden tragis setahun lalu yang menewaskan seorang warga. Proyek senilai Rp7,4 miliar yang ditargetkan selesai Agustus 2026 ini diharapkan mengakhiri kekhawatiran masyarakat akan akses penghubung yang vital.
Mengenang Tragedi dan Menatap Harapan Baru
Latar belakang pembangunan jembatan ini berawal dari peristiwa memilukan pada Juli 2025. Saat itu, seorang ibu meninggal dunia dan anaknya terluka setelah terjatuh dari sepeda motor saat melintasi jembatan darurat yang sempit dan minim pengaman. Insiden itu meninggalkan trauma mendalam sekaligus menyadarkan semua pihak tentang urgensi penyediaan infrastruktur yang layak. Sejak saat itu, aktivitas warga yang sangat bergantung pada jembatan tersebut terus diwarnai kecemasan.
Komitmen Bersama di Lapangan
Dalam peninjauannya, Andre Rosiade tidak datang sendirian. Ia didampingi langsung oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat Elsa Putra Friandi, Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi, serta anggota DPRD setempat. Kehadiran para pejabat teknis dan eksekutif daerah ini menunjukkan koordinasi lintas lembaga dalam menangani persoalan tersebut. Di lokasi, terjadi dialog hangat antara rombongan dengan warga yang dengan jelas menyuarakan harapan mereka akan sebuah jembatan yang kuat dan dapat diandalkan.
Artikel Terkait
MotoGP Qatar 2026 Resmi Ditunda ke November, Seri Penutup Juga Bergeser
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026