"Taunya jam enam lewat, jalanan sepi. Saya keluar dari gang ke jalan, korban sudah tergeletak aja," jelasnya.
Meski terlibat benturan yang cukup keras hingga bagian depan motor pecah, kerusakan kendaraan secara keseluruhan dinilai tidak parah. Detail ini mengisyaratkan dinamika kecelakaan yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Upaya Pertolongan dan Gangguan Lalu Lintas
Menyadari bahaya di lokasi kejadian, beberapa pengendara lain spontan mengambil inisiatif. Mereka berusaha mengamankan tempat kejadian untuk mencegah insiden lanjutan.
"Terus, tadi juga ada dua orang pengendara yang menyetop kendaraan lain (biar tidak nabrak). Iya, korban masih sekolah," ungkap Ardhi, menegaskan status korban yang masih belia.
Kehadiran ambulans Dinas Kesehatan DKI Jakarta di tengah jalan menjadi pemandangan selanjutnya. Proses evakuasi yang dilakukan petugas sempat membuat arus kendaraan di Jalan Matraman Raya padat dan tersendat, mengingat lokasinya yang merupakan jalur utama ibu kota.
Artikel Terkait
MotoGP Qatar 2026 Resmi Ditunda ke November, Seri Penutup Juga Bergeser
Pemerintah Gandeng Tzu Chi Percepat Pembangunan Huntap Korban Longsor Tapanuli Utara
Korlantas Siapkan Rekayasa One Way di Tol Trans Jawa untuk Antisipasi Puncak Arus Balik
Transjakarta SH2 Catat 19.000 Penumpang Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2026