MURIANETWORK.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda lima wilayah di Provinsi Riau hingga Sabtu (7/2/2026). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) setempat, titik api masih aktif di Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai. Operasi pemadaman dan pendinginan masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.
Operasi Pemadaman Masih Berlangsung
Upaya penanganan karhutla di kelima daerah tersebut masih dalam tahap intensif. Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Gafur, menjelaskan bahwa proses pemadaman melibatkan koordinasi terpadu antar berbagai pihak, termasuk dukungan dari sektor swasta.
“Untuk karhutla saat ini masih terjadi di Bengkalis, Meranti, Siak, Pelalawan, dan Dumai. Seluruhnya masih dalam proses pemadaman dan pendinginan,” tutur Jim Gafur.
Keterbatasan Alat dan Imbauan Status Darurat
Dalam operasi penanggulangan ini, tim dihadapkan pada keterbatasan alat berat. Khusus di Kabupaten Pelalawan, pemadaman mendapat bantuan helikopter water bombing yang disediakan oleh perusahaan swasta. Sementara itu, bantuan serupa dari pemerintah pusat belum dapat turun karena status siaga darurat karhutla di tingkat provinsi belum ditetapkan.
“Riau belum memiliki helikopter water bombing dari pemerintah pusat karena belum menetapkan status siaga darurat. Namun, di Pelalawan ada bantuan helikopter dari pihak perusahaan,” jelasnya.
Artikel Terkait
DLH DKI Bantah Tuduhan Buang Sampah ke Kali, Klaim Itu Titik Penampungan Resmi
Arus Balik di Daop 1 Jakarta Masih Dominasi Kedatangan, Capai 52 Ribu Penumpang
Marcos Santos Catat 8 Kemenangan di 24 Laga Pertama Bersama Arema FC
Polisi Tetapkan 7 Anggota KKB sebagai Tersangka Pembunuhan Dua Nakes di Tambrauw