Fujianti Utami Putri, atau yang lebih dikenal sebagai Fuji, kembali terlihat di Polres Jakarta Selatan. Kedatangannya kali ini masih berkaitan dengan kasus lama yang belum usai: dugaan penipuan dan penggelapan dana yang melibatkan staf admin media sosialnya.
Setelah kejadian itu, Fuji mengaku dapat banyak pelajaran berharga. Sekarang, ia jauh lebih waspada dalam memilih orang-orang di sekitarnya.
"Selektif banget mulai dari teman, pekerja, semuanya," ujarnya dengan nada serius saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
"Banyak juga yang dulu sering main bareng atau kerja bareng, sekarang aku pasang boundaries lumayan tebel. Jadi jarang cerita, lebih tertutup. Tertutup banget sekarang," lanjutnya.
Ia sadar, sikap barunya ini mungkin akan memunculkan berbagai tafsir dari orang lain. Namun begitu, Fuji berharap orang-orang terdekatnya bisa memahami apa yang ia alami.
"Kayaknya aku harap orang-orang terdekat aku atau yang bekerja sama, baik yang baru atau lama, lebih bisa ngertiin. Soalnya apa yang terjadi sama aku kan lumayan berat," tutur wanita kelahiran 2002 itu.
"Lumayan bikin kena mental. Jadi aku harap pasti mereka ngerti sih."
Dalam kesempatan itu, Fuji juga bicara soal peran orang tuanya. Menurutnya, sejak awal orang tuanya selalu berusaha memantau setiap aktivitas kerjanya.
"Sebenernya dari dulu orang tua tuh selalu monitor ya, selalu nanyain," akunya.
"Cuma karena akunya mungkin sudah kelelahan kerja, kadang udahlah aku pengen orang tua aku terima beres aja. Udah, aku mah yang penting kerja."
Sayangnya, komunikasi soal detail pekerjaan itu kerap tak utuh. Alhasil, orang tuanya pun tak punya gambaran lengkap.
"Tapi karena mungkin aku ceritanya juga setengah-setengah sama Mama Papa tentang detail kerjaan, jadi mereka juga nggak punya kuasa lebih," katanya.
Di usia 23 tahun ini, ia menyadari bahwa minimnya komunikasi itu jadi pelajaran pahit. Kini, Fuji berniat berubah.
"Mereka nggak tahu menahu juga, tiba-tiba ya udah kena batunya sendiri. Jadi aku belajar deh, semuanya ceritain sama orang tua mulai dari detail kerja, di mana, sama siapa. Pokoknya cerita semua," pungkasnya.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra