MURIANETWORK.COM - Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Dewan Perdamaian Gaza (BoP) belum akan segera mengambil langkah konkret. Pernyataan ini disampaikan di Gedung DPR, Jumat (6/2), setelah pemerintah melakukan sejumlah konsultasi dengan negara-negara anggota dewan. Menurut Sugiono, aksi nyata dari BoP baru akan dilakukan secara serentak oleh seluruh anggotanya setelah proses konsultasi yang sedang berlangsung rampung.
Proses Konsultasi dengan Negara Anggota
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, masih aktif berkoordinasi dengan tujuh negara mayoritas Islam lain yang tergabung dalam dewan tersebut. Negara-negara mitra konsultasi itu adalah Turkiye, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Proses ini menunjukkan kompleksitas diplomasi multilateral, di mana setiap langkah memerlukan kesepahaman dan kesiapan bersama.
Sugiono menegaskan bahwa tahapan ini masih bersifat persiapan. "Kami masih dalam tahap konsultasi dan menunggu negara lain untuk bergerak melakukan aksi nyata dalam BoP. Ini kan organisasi," tuturnya. Penjelasan ini menggarisbawahi bahwa kerja sama erat antaranggota menjadi prasyarat sebelum dewan dapat menjalankan mandatnya di lapangan.
Tidak Ada Rencana Memimpin Inisiatif Perdamaian
Di sisi lain, pemerintah Indonesia juga menyatakan belum berencana untuk memimpin atau menginisiasi proses perdamaian langsung antara Palestina dan Israel. Posisi ini diambil dengan pertimbangan yang matang, mengingat panjang dan rumitnya sejarah negosiasi antara kedua pihak.
Sugiono mencatat, setidaknya telah terjadi 17 kali upaya negosiasi sebelum BoP didirikan. Negosiasi terakhir, yang difasilitasi oleh Presiden Amerika Serikat John Biden pada Januari-Februari 2024, berhasil mencapai kesepakatan gencatan senjata pada 15 Januari 2025, seperti dilaporkan sejumlah media internasional. Pencapaian ini sendiri merupakan hasil dari proses yang berliku.
Artikel Terkait
Arus Balik H+2 Lebaran Picu Sistem Satu Arah 9 Jam di Jalur Puncak
Harga Emas Pegadaian Anjlom Signifikan, Emas 1 Gram Turun Rp71 Ribu
Menhub Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Aturan Truk Saat Puncak Arus Balik Lebaran
China Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel, Siapkan Evakuasi via Mesir