KPK Ungkap Tren Suap Pakai Emas dan Valas, Harga Tinggi Jadi Pemicu

- Jumat, 06 Februari 2026 | 12:05 WIB
KPK Ungkap Tren Suap Pakai Emas dan Valas, Harga Tinggi Jadi Pemicu

"Kan jadi barang yang digunakan untuk memberikan suap itu biasa adalah barang-barang yang ringkas, barang-barang yang kecil tetapi menilai besar. Ya yang legal, artinya yang legal ya," jelasnya.

Selain emas, mata uang asing juga termasuk dalam kategori barang bukti yang sering ditemukan. Keduanya sama-sama menawarkan kemudahan dalam hal mobilitas dan penyimpanan.

Kewaspadaan KPK Meningkat

Pengalaman di lapangan telah membuat lembaga antirasuah ini semakin waspada. Asep mengungkapkan bahwa dalam sejumlah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan, tim penyidik tak jarang menemukan emas sebagai barang bukti.

"Membawanya mudah, ringkas, diberikannya tidak berat. Begitu pun juga dengan emas, memang betul trennya seperti itu ya tentunya dengan beberapa kali kita melakukan mendapatkan barang bukti pada saat tertangkap tangan ini berupa emas, ya kita juga jadi aware gitu ya seperti itu," ungkapnya.

Temuan berulang ini memperkuat analisis KPK mengenai pergeseran modus operandi. Pelaku diduga sengaja beralih ke instrumen yang kurang mencurigakan secara fisik, tetapi memiliki nilai ekonomi yang stabil dan tinggi, untuk menghindari deteksi.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar