"Perjanjian itu dinegosiasikan dengan buruk dan sedang dilanggar secara terang-terangan," tulisnya.
Ia kemudian menegaskan, "Kita harus meminta para ahli nuklir kita untuk mengerjakan perjanjian baru yang lebih baik dan modern yang dapat bertahan lama di masa depan."
Status Ketentuan Perjanjian Usai Berakhir
Mengenai apakah Washington dan Moskow akan tetap mematuhi batasan-batasan dalam New START sambil menunggu negosiasi lanjutan, tampaknya belum ada kepastian. Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, memberikan jawaban yang singkat namun tegas ketika ditanya hal tersebut.
"Sepengetahuan saya, tidak," ungkapnya.
Pernyataan ini semakin menguatkan suasana ketidakpastian mengenai masa depan diplomasi pengendalian senjata nuklir global, yang selama puluhan tahun menjadi pilar stabilitas strategis.
Artikel Terkait
Penjual Tikar di Ragunan Keluhkan Sepinya Pengunjung Saat Lebaran
Mantan Menhan AS Kritik Kebijakan Iran Trump Sebabkan Krisis Energi Global
Polisi Terapkan Sistem Satu Arah di Puncak Bogor, Arus Kendaraan Turun 25%
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, Polri Terapkan One Way di Tol Trans Jawa