Korban kembali berjatuhan di tengah eskalasi konflik. Rusia dan Ukraina saling serang menggunakan drone, dan serangan-serangan mematikan itu merenggut nyawa di kedua sisi perbatasan.
Di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina timur, sebuah bus yang mengangkut pekerja tambang menjadi sasaran pada Minggu (1/2) lalu. Menurut laporan AFP, sedikitnya dua belas orang tewas dalam insiden tersebut. Bus itu sedang melintas di dekat Ternivka lokasi yang terbilang jauh, sekitar 65 kilometer dari garis depan ketika sebuah drone menghantamnya.
Kepala administrasi militer setempat, Oleksandr Ganzha, dengan tegas menyebut pelakunya adalah "drone musuh", merujuk pada Rusia.
"Drone musuh menghantam di dekat bus antar-jemput milik sebuah perusahaan di distrik Pavlograd. Data awal menyebutkan 12 orang tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka,"
ujar Ganzha lewat Telegram.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka