Gelar Australian Open 2026 itu melengkapi koleksinya: French Open (2024, 2025), Wimbledon (2023, 2024), dan US Open (2022, 2025). Sebuah pencapaian yang hampir tak masuk akal untuk usianya.
Kekerasan Mengerikan di Balochistan
Suasana duka menyelimuti Pakistan. Serangkaian serangan bunuh diri dan tembak-menembak yang terkoordinasi di provinsi Balochistan menewaskan sedikitnya 33 orang. Korban jiwa itu termasuk warga sipil dan personel keamanan.
Menurut pihak berwenang, dari jumlah itu, 11 adalah warga sipil dan 15 lainnya dari kalangan keamanan.
Kelompok separatis mengklaim dalang di balik hampir belasan serangan yang menyasar berbagai target: mulai dari warga biasa, penjara berkeamanan tinggi, sampai kantor polisi. Militer Pakistan tak tinggal diam. Mereka merespons dan melaporkan telah menewaskan 92 orang penyerang dalam baku tembak.
Skandal Epstein: Bab Baru yang Memalukan bagi Kerajaan Inggris
Keluarga kerajaan Inggris kembali terseret dalam rasa malu. Kali ini, dokumen baru dari penyelidikan AS terhadap Jeffrey Epstein, terpidana kasus seksual, merinci hubungan yang sangat tidak sedap dengan seseorang yang disebut-sebut sebagai Pangeran Andrew.
Email yang dirilis Departemen Kehakiman AS itu isinya cukup mencengangkan. Ada undangan makan malam untuk Epstein di Istana Buckingham. Lalu, tawaran Epstein untuk memperkenalkan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun. Yang paling mengganggu, ada foto-foto yang tampaknya menunjukkan Andrew Mountbatten-Windsor dalam pose yang meragukan berlutut di atas seseorang dan terbaring di lantai.
Pengungkapan ini datang di saat yang sensitif. Hanya tiga bulan sebelumnya, Raja Charles III baru saja mencabut gelar kerajaan Andrew, termasuk haknya untuk disebut sebagai pangeran. Dokumen ini seperti menambah bahan bakar ke api yang belum padam.
Artikel Terkait
Pensiunan ASN Blora Jadi Tersangka Usai Tendang Kucing hingga Tewas
LC di Sidang Kemnaker: Dari Land Cruiser hingga Ladies Companion
Angka Pekerja Anak Melonjak, Lestari Moerdijat Desak Aksi Nyata
Puan Pimpin Rapat Diplomasi Parlemen, Sari Yuliati Hadir dalam Peran Baru