Di sisi lain, perwakilan pemerintah yang hadir, Dirjen Pelayanan dan Kepatuhan HAM Munafrizal Manan, mengakui bahwa isu ini sedang dipantau ketat oleh kementeriannya. Munafrizal menyoroti sebuah buku memoar yang disebut-sebut menjadi awal mula mengemanya pembicaraan soal child grooming di ruang publik.
"Isu ini mencuat setelah terbitnya buku yang ditulis seorang korban, mengungkap pengalaman pahitnya. Kami di Kementerian HAM terus memantau perkembangan sekaligus berusaha memahami dinamikanya," jelasnya.
"Harus diakui, ini hal yang relatif baru dibicarakan luas, meski praktiknya sendiri sebenarnya bukan barang baru sama sekali."
Rapat yang juga dihadiri oleh Ketua Komnas HAM Anis Hidayah dan Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Putu Elvina ini terasa cukup intens. Nuansa kekhawatiran dan urgensi terasa jelas dalam setiap pembicaraan, mencerminkan betapa masalah ini tak bisa lagi dipandang sebelah mata.
Artikel Terkait
LC di Sidang Kemnaker: Dari Land Cruiser hingga Ladies Companion
Angka Pekerja Anak Melonjak, Lestari Moerdijat Desak Aksi Nyata
Puan Pimpin Rapat Diplomasi Parlemen, Sari Yuliati Hadir dalam Peran Baru
Prabowo dan Bos Garuda Bahas Strategi Teknologi Penerbangan