Hujan deras yang mengguyur Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, selama dua hari berturut-turut akhirnya memicu tragedi. Pada Jumat, 24 Januari lalu, material tanah dan batu dari lereng curam tiba-tiba meluncur. Puluhan rumah roboh, dan korban jiwa berjatuhan. Bagi warga yang selamat, kehidupan berubah drastis dalam sekejap. Mereka terpaksa mengungsi, meninggalkan rumah yang sudah hancur.
Di tengah upaya pemulihan pascabencana yang berat itu, ada secercah perhatian yang datang. Relawan dari Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) turun tangan membersihkan masjid di lokasi pengungsian. Kenapa masjid? Tempat ibadah ini ternyata punya peran ganda yang krusial.
Selain untuk salat, masjid itu menjadi pusat aktivitas warga. Tempat berkumpul, berbagi cerita, dan juga lokasi penyaluran bantuan. Makanya, menjaga kebersihannya bukan cuma soal kerapian. Itu soal menjaga semangat dan kenyamanan di tengah situasi yang serba darurat.
Di sisi lain, bantuan logistik juga terus mengalir. BRI, lewat program CSR-nya BRI Peduli, bergerak cepat menyalurkan bantuan. Sembako, survival kit, obat-obatan, sampai pakaian layak pakai didistribusikan langsung oleh relawan mereka melalui unit kerja terdekat. Bantuan ini diprioritaskan untuk warga yang terdampak paling parah.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan komitmen perusahaan dalam merespon bencana.
Artikel Terkait
Bahar bin Smith Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Banser
Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jadi Sorotan Gedung Putih
KPK Periksa Penilai Pajak dan Staf Perusahaan Terkait Dugaan Suap di Kantor Pajak Jakarta Utara
KPK Panggil Tiga Pejabat Daerah Terkait Kasus Jual Beli Jabatan di Pati