AS Setujui Penjualan Senjata Rp 109 Triliun, Apache dan Kendaraan Tempur untuk Israel

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:35 WIB
AS Setujui Penjualan Senjata Rp 109 Triliun, Apache dan Kendaraan Tempur untuk Israel

Pentagon baru-baru ini mengumumkan persetujuan Departemen Luar Negeri AS untuk penjualan alutsista ke Israel. Nilainya fantastis, mencapai 6,52 miliar dolar AS atau jika dirupiahkan, tembus Rp 109 triliun lebih. Paket besar ini mencakup berbagai peralatan tempur, mulai dari helikopter Apache yang legendaris hingga kendaraan militer ringan.

Pengumuman resmi dari Departemen Pertahanan AS itu sendiri disampaikan pada Jumat (30/1) waktu setempat. Kabar ini kemudian dilansir oleh Anadolu Agency keesokan harinya.

Rinciannya cukup kompleks. Porsi terbesarnya adalah untuk helikopter serang AH-64E Apache beserta segala perlengkapannya, yang nilainya sendiri sekitar 3,8 miliar dolar AS. Boeing dan Lockheed Martin disebut-sebut akan memegang peran utama sebagai kontraktor untuk bagian ini.

Di sisi lain, ada juga persetujuan terpisah untuk penjualan kendaraan taktis ringan. Paket yang disebut Joint Light Tactical Vehicles ini bernilai hampir 2 miliar dolar, dengan AM General LLC sebagai kontraktor utamanya.

Lalu, apa alasan di balik persetujuan raksasa ini?

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS punya penjelasannya. Mereka menyebut penjualan ini akan mendukung mobilitas pasukan darat Israel dalam berbagai operasi. Tujuannya jelas: meningkatkan kemampuan negara itu untuk menghadapi ancaman, baik yang sedang berlangsung maupun yang mungkin muncul di masa depan.

Tak cuma itu, ada lagi komponen ketiga yang disetujui. Yakni penjualan unit daya atau power pack untuk kendaraan angkut personel lapis baja Namer, plus dukungan logistik terpadu. Nilainya sekitar 740 juta dolar AS, melengkapi paket pertahanan yang sangat komprehensif ini.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini