Gugatan praperadilan resmi diajukan oleh kuasa hukum dr. Richard Lee. Permohonan ini menyoal penetapannya sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya, yang berawal dari laporan dr. Samira Farahnaz atau yang akrab disapa Dokter Detektif (Doktif) mengenai dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen. Dokumen gugatan itu sendiri sudah tercatat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi hal ini pada Senin (26/1/2026).
“Kami dapat info, tanggal 22 Januari lalu, kuasa hukum DRL mendaftarkan praperadilan di PN Jaksel,” ujarnya.
Menurut Andaru, pihak penyidik menghormati langkah hukum yang diambil Richard Lee. Mereka pun, katanya, siap menghadapi proses praperadilan nanti.
“Ya kita hargai. Itu upaya hukum yang sah dan dijamin KUHAP, hak dari tersangka. Polda Metro Jaya akan menyiapkan semua barang bukti dan kelengkapan yang diperlukan. Sekarang kami tinggal menunggu panggilan sidang dari PN Jakarta Selatan,” tutur Andaru.
Artikel Terkait
Trump Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia AS, tapi Ingatkan Ancaman Keselamatan
Miliano Jonathans Dipastikan Absen Hingga Akhir 2026 Akibat Cedera ACL
KPK Beberkan Peran Sentral Stafsus Menag dalam Skema Fee Percepatan Haji
Tabung Gas 3 Kg Jadi Senjata, Warga di Banten Nyaris Tewas Dihajar Gara-Gara Piutang Rp400 Ribu