Akhirnya, pada pukul 17.50 WIB, Jumat sore, pintu kamar berhasil dibuka. Pemandangan yang menyedihkan pun terhampar. Lula ditemukan meninggal di atas kasur, dalam posisi telentang. Ia mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam, dengan selimut putih menutupi tubuhnya. Polisi dengan cepat menyatakan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang terlihat sekalipun.
Di sisi lain, penyelidikan di tempat kejadian menemukan beberapa barang penting. Obat-obatan dan surat rawat jalan berhasil diamankan dari lantai 25 apartemen mewah di kawasan Dharmawangsa itu. Barang-barang itu ditemukan petugas pada Jumat malam, tak lama setelah penemuan jenazah.
Lantas, apa penyebab pastinya?
"Belum (diketahui)," kata Budi Hermanto. "Tapi yang jelas pemeriksaan luar dokter di rumah sakit Fatmawati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan."
Narasi duka ini masih menyisakan banyak tanda tanya. Satu hal yang pasti: sebuah kehidupan telah berakhir dalam kesendirian, hanya dengan erangan yang terdengar di tengah malam sebagai penanda terakhir.
Artikel Terkait
Polres Metro Tangerang Kota Sediakan Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Pemudik
KARA Raih Tiga Penghargaan Nilai Pelanggan dari Survei Konsumen di Enam Kota
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing