Militer Israel sedang menyelidiki salah satu tentaranya. Kasusnya cukup serius: sang prajurit diduga merekayasa penculikan seorang tahanan Palestina, lalu meminta uang tebusan dari keluarga korban.
Menurut laporan Times of Israel, kejadiannya bermula di sebuah fasilitas penahanan. Seorang penjaga dari polisi militer memotret tahanan Palestina itu. Foto itu kemudian dikirim ke keluarganya dengan klaim palsu seolah-olah pria itu telah diculik.
Nah, di sisi lain, Israeli Army Radio punya laporan terpisah yang lebih gamblang. Mereka menyebut tentara itu tak cuma bohong, tapi juga menuntut transfer uang dari keluarga. Katanya, tebusan itu sebagai syarat pembebasan.
Militer Israel sudah mengonfirmasi kasus ini kepada AFP. Mereka bilang penyelidikan internal sudah dimulai, tapi rinciannya ditutup rapat-rapat.
Artikel Terkait
Trump Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia AS, tapi Ingatkan Ancaman Keselamatan
Miliano Jonathans Dipastikan Absen Hingga Akhir 2026 Akibat Cedera ACL
KPK Beberkan Peran Sentral Stafsus Menag dalam Skema Fee Percepatan Haji
Tabung Gas 3 Kg Jadi Senjata, Warga di Banten Nyaris Tewas Dihajar Gara-Gara Piutang Rp400 Ribu