Militer Israel sedang menyelidiki salah satu tentaranya. Kasusnya cukup serius: sang prajurit diduga merekayasa penculikan seorang tahanan Palestina, lalu meminta uang tebusan dari keluarga korban.
Menurut laporan Times of Israel, kejadiannya bermula di sebuah fasilitas penahanan. Seorang penjaga dari polisi militer memotret tahanan Palestina itu. Foto itu kemudian dikirim ke keluarganya dengan klaim palsu seolah-olah pria itu telah diculik.
Nah, di sisi lain, Israeli Army Radio punya laporan terpisah yang lebih gamblang. Mereka menyebut tentara itu tak cuma bohong, tapi juga menuntut transfer uang dari keluarga. Katanya, tebusan itu sebagai syarat pembebasan.
Militer Israel sudah mengonfirmasi kasus ini kepada AFP. Mereka bilang penyelidikan internal sudah dimulai, tapi rinciannya ditutup rapat-rapat.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Bekasi Pagi Ini, Getaran Dirasakan Warga
Rusdi Masse Mappasessu Bersiap Lompat ke PSI, Ikuti Jejak Mantan Kader NasDem
PAM JAYA Tegaskan: Tak Ada Kenaikan Tarif Air di 2026
Kecelakaan Feri di Filipina Selatan Tewaskan Delapan, Evakuasi Berlanjut