Di layar kanal YouTube-nya, Selasa lalu, Rocky Gerung tak sungkan menyampaikan kritik pedas. Pengamat politik itu bicara blak-blakan tentang kondisi republik kita. Intinya, menurut dia, Indonesia saat ini cuma punya bentuk, tapi kehilangan jiwa.
"Kita hidup di dalam bentuk republik without republicanism ethics," ujarnya tegas.
Rocky melanjutkan, "Instalasi di dalamnya adalah feodalisme, rasisme, nepotisme."
Pernyataannya itu jelas sebuah tamparan. Di satu sisi, secara infrastruktur negara kita memang republik. Namun begitu, nilai-nilai luhur yang seharusnya mengisi bentuk itu seperti kesetaraan dan kepentingan publik justru tergerus. Yang mengisi, dalam pandangannya, adalah praktik-praktik lama yang seharusnya sudah ditinggalkan.
Artikel Terkait
Gus Baha: Adu Agama Boleh, Asal yang Diadu Agamanya, Bukan Orangnya
Amblesnya Kamar Mandi di Bantaran Sungai, Seorang Ibu Terseret Arus dan Masih Hilang
SMA Siger Lampung Gagal Kantongi Izin, Siswa Diarahkan Pindah
Kantong Penipuan di Perbatasan Kamboja: Studio Kantor Polisi Palsu untuk Teror Korban via Video Call