"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan," kata Ayu menambahkan.
Namun begitu, tidak semua layanan benar-benar berhenti total. Beberapa rute Mikrotrans masih bisa beroperasi, meski dengan jalur yang dimodifikasi. Mereka menghindari titik-titik yang terkena genangan. Rute-rute itu antara lain JAK 02 (Kampung Melayu-Duren Sawit), JAK 27 (Pulo Gebang-Rorotan), dan JAK 53 (Grogol-Pos Pengumben). Ada juga JAK 75 dan JAK 78A yang tetap jalan tapi dengan penyesuaian rute.
Untuk layanan bus reguler, penyesuaian juga dilakukan. Koridor 9 yang menuju Pluit, misalnya, dialihkan lewat Tol. Artinya, halte mulai dari Kali Grogol sampai Jembatan Tiga nggak bisa disinggahi dulu. Rute lain seperti 1M, 5N, 3E, dan 6W juga mengalami pengalihan. Titik-titik seperti Jalan Flamboyan, Pasar Kambing, Royal Palem, dan Bangka Raya sementara waktu dilewati karena kondisi jalan yang kurang bersahabat.
Intinya, pengguna layanan Transjakarta diimbau untuk cek info terbaru. Situasi seperti ini memang kerap terjadi saat musim hujan, dan penyesuaian adalah langkah yang paling masuk akal untuk keselamatan bersama.
Artikel Terkait
KPK Sita Aset Rp 100 Miliar Lebih dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
KPK Ungkap Aliran Dana Fee Percepatan Haji Khusus ke Mantan Menag Yaqut
Trump Izinkan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia AS, tapi Ingatkan Ancaman Keselamatan
Miliano Jonathans Dipastikan Absen Hingga Akhir 2026 Akibat Cedera ACL