Kabarnya, Donald Trump membentuk sebuah "Dewan Perdamaian Gaza". Langkah ini langsung menarik perhatian dunia, apalagi setelah Indonesia mengonfirmasi bergabung. Menurut Trump, dewan ini adalah bagian penting dari rencana gencatan senjata tahap kedua di wilayah konflik itu.
Pengumuman pembentukan dewan ini muncul tak lama setelah ada kabar soal komite teknokrat Palestina beranggotakan 15 orang. Tugas komite itu sederhana tapi berat: mengelola pemerintahan sehari-hari Gaza setelah perang usai.
Lewat unggahan di Truth Social, Trump terlihat sangat antusias.
Begitu tulisnya, Jumat lalu. Dan dalam gaya khasnya, dia menambahkan klaim yang bombastis.
Nah, komite teknokrat Palestina tadi rencananya akan bekerja di bawah pengawasan dewan ini. Dan siapa ketuanya? Trump sendiri.
Artikel Terkait
Wamensos Desak Majene Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat
Yumis Cells Musim 3 Dijadwalkan Tayang Perdana di HBO Max 13 April
Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, 2.361 Personel Amankan Arus Mudik Sumsel
Petisi 1 Juta Tanda Tangan Desak Heeseung Tetap di ENHYPEN Meski Fokus Solo