Pasangan Kekasih di Bekasi Diamankan Diduga Buang Bayi Baru Lahir

- Selasa, 17 Februari 2026 | 00:00 WIB
Pasangan Kekasih di Bekasi Diamankan Diduga Buang Bayi Baru Lahir

MURIANETWORK.COM - Seorang bayi baru lahir ditemukan terbaring di kompleks Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kabupaten Bekasi, akhir pekan lalu. Polisi kemudian menangkap pasangan kekasih yang diduga sebagai orang tua kandung bayi tersebut, yang diduga membuang anaknya karena hubungan di luar nikah.

Bayi Ditemukan Warga dalam Kondisi Sehat

Peristiwa ini berawal dari temuan warga setempat yang melihat seorang bayi laki-laki yang masih sangat baru lahir. Dengan sigap, warga langsung membawa bayi malang itu ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dari sana, bayi kemudian dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi bayi tersebut dinyatakan sehat. Bayi itu diperkirakan baru berusia beberapa jam saat ditemukan, dengan berat badan 2,6 kilogram dan panjang 50 sentimeter.

Orang Tua Bayi Berhasil Diamankan

Atas laporan warga, jajaran Polsek Tambun Selatan segera melakukan penyelidikan. Upaya tersebut membuahkan hasil yang cepat. Dalam hitungan jam, petugas berhasil mengamankan kedua orang yang diduga sebagai orang tua bayi.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, menjelaskan kronologi penangkapan. "Pasangan kekasih berinisial MS (23) dan RR (29), diduga nekat meninggalkan bayi mereka karena takut akibat belum menikah," ujarnya.

MS, yang merupakan ibu kandung bayi, berhasil diamankan terlebih dahulu pada pukul 16.00 WIB. Dua jam kemudian, giliran RR yang merupakan ayah bayi ditangkap di wilayah yang sama.

"Pelaku diamankan petugas di wilayah hukum kami yakni Kecamatan Tambun Selatan," jelas Kompol Wuryanti menegaskan.

Motif dan Proses Hukum

Dugaan sementara, motif pembuangan bayi ini dilatarbelakangi rasa takut pasangan tersebut akibat hubungan yang terjadi di luar ikatan pernikahan. Tindakan mereka tentu menuai keprihatinan dan kini harus dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.

Kedua tersangka saat ini masih menjalani proses pemeriksaan intensif untuk mengungkap secara detail kronologi kejadian. Polisi juga mendalami apakah ada faktor atau tekanan lain di balik keputusan nekat mereka. Kasus ini menjadi pengingat pilu akan konsekuensi serius dari tindakan yang mengabaikan nilai kehidupan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar