Badan Geologi Waspadai Potensi Erupsi Freatik Mendadak di Gunung Lokon

- Selasa, 17 Februari 2026 | 00:45 WIB
Badan Geologi Waspadai Potensi Erupsi Freatik Mendadak di Gunung Lokon

Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara, kembali menunjukkan tanda-tanda tak tenang. Badan Geologi Kementerian ESDM baru-baru ini merilis laporan yang menyoroti potensi ancaman dari gunung api aktif itu. Salah satu yang diwaspadai adalah kemungkinan keluarnya gas beracun dari kawah secara tiba-tiba.

Lana Saria, Pelaksana tugas Badan Geologi, secara khusus menyebut risiko erupsi freatik. Menurutnya, erupsi jenis ini bisa terjadi secara mendadak, dipicu oleh kontak antara uap panas magma dengan air hidrotermal.

“Dapat terjadinya erupsi freatik secara tiba-tiba,” ujarnya dalam laporan aktivitas Gunung Lokon untuk periode 16-31 Agustus 2026, seperti dilansir Antara, Senin (16/2/2026).

Data instrumental sepanjang periode pengamatan itu cukup menggambarkan kegelisahan gunung. Tercatat tujuh kali gempa embusan, lalu 26 kali gempa vulkanik dangkal. Belum lagi lima gempa vulkanik dalam dan 106 kali gempa tektonik jauh yang terekam.

Secara visual, aktivitasnya tampak lebih kalem. Asap putih tipis masih terlihat membubung, dengan tinggi maksimum sekitar 25 meter di atas Kawah Tompaluan. Namun, di balik itu, gempa-gempa vulkanik dangkal terus mendominasi rekaman seismik, sementara gempa dalam justru jarang terjadi.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar