Kabarnya, Donald Trump membentuk sebuah "Dewan Perdamaian Gaza". Langkah ini langsung menarik perhatian dunia, apalagi setelah Indonesia mengonfirmasi bergabung. Menurut Trump, dewan ini adalah bagian penting dari rencana gencatan senjata tahap kedua di wilayah konflik itu.
Pengumuman pembentukan dewan ini muncul tak lama setelah ada kabar soal komite teknokrat Palestina beranggotakan 15 orang. Tugas komite itu sederhana tapi berat: mengelola pemerintahan sehari-hari Gaza setelah perang usai.
Lewat unggahan di Truth Social, Trump terlihat sangat antusias.
Begitu tulisnya, Jumat lalu. Dan dalam gaya khasnya, dia menambahkan klaim yang bombastis.
Nah, komite teknokrat Palestina tadi rencananya akan bekerja di bawah pengawasan dewan ini. Dan siapa ketuanya? Trump sendiri.
Artikel Terkait
Longsor Guncang Perumahan Cikarang, Jalan Terputus dan Rumah Retak Menganga
Bencana Beruntun di Afganistan: 14 Nyawa Melayang Akibat Hujan Deras dan Longsor
Satu Korban Kecelakaan Pesawat di Bulusaraung Berhasil Dievakuasi, Lima Lainnya Masih Menunggu
KLH Seret Tiga Perusahaan ke Meja Hijau, Tuntutan Ganti Rugi Capai Ratusan Miliar