"Awalnya, dari laporan warga, ukurannya mungkin cuma segitu, 25-30 cm. Tapi dia bertumbuh dengan sehat sejak beberapa bulan lalu. Sekarang panjangnya sudah hampir satu setengah meter, kalau dilihat dari bentuknya," jelas Yasin.
Asal-usul buaya itu sendiri masih jadi misteri. Yang jelas, 'Lisa' paling sering muncul di siang hari, antara jam 12 sampai 1 siang. Dia biasanya hanya berjemur lama di tepi sungai, lalu menghilang begitu saja entah ke mana.
"Umumnya muncul siang hari. Cuma berjemur, sih, tidak terlihat melakukan aktivitas berbahaya. Lalu tiba-tiba hilang, kembali ke 'kandang'-nya atau mungkin cari makan di tempat lain," ucapnya.
Menyikapi hal ini, pihak sekolah sudah melaporkan kejadian tersebut ke instansi berwenang sebagai langkah antisipasi. Yasin berharap Pemkot Depok bisa segera turun tangan.
"Harapan kami ya begitu. Pihak kota, khususnya Depok, perlu melihat kondisi sekolah kami. Selain masalah banjir yang rutin kami hadapi saat hujan, sekarang ada lagi kekhawatiran buaya memasuki kawasan sekolah. Ini harus segera diatasi," pungkasnya.
Artikel Terkait
Tito Usul Inpres Khusus untuk Percepatan Pemulihan Pascabanjir Aceh Utara
Vatikan Pelajari Undangan Trump untuk Paus Bergabung dengan Dewan Perdamaian
Jalur Sutra Abad 21: Bagaimana Rantai Pasok BRI Mengukir Kedaulatan Baru Tiongkok
Kritik Profesor Lewat Podcast: Romantisme Perlawanan atau Pengkhianatan Diskursus?