Macron Berpidato dengan Kacamata Hitam di Davos, Trump Langsung Sindir

- Kamis, 22 Januari 2026 | 04:55 WIB
Macron Berpidato dengan Kacamata Hitam di Davos, Trump Langsung Sindir

Emmanuel Macron tampil beda di panggung Davos. Presiden Prancis itu menyampaikan pidatonya di Forum Ekonomi Dunia dengan mengenakan kacamata hitam aviator yang mencolok. Tampilannya ini langsung menjadi perhatian, bahkan diejek oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang hadir di forum yang sama.

Menurut sejumlah saksi, pidato Macron berlangsung pada Selasa lalu. Dengan kacamata gelap itu, dia menyampaikan pesan-pesan keras tentang kedaulatan Eropa. Macron menegaskan Prancis dan sekutunya lebih memilih jalan diplomasi dan penghormatan, ketimbang penindasan. Pernyataannya ini disinyalir menanggapi ancaman Trump yang hendak mengenakan tarif perdagangan baru, termasuk rencana kontroversial AS terkait Greenland.

"Prancis dan Eropa terikat pada kedaulatan dan kemerdekaan nasional, pada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan piagamnya," tegas Macron di hadapan para pemimpin dunia.

Dia lalu menambahkan, "Kami akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkan Eropa yang lebih kuat, jauh lebih kuat dan lebih otonom."

Nuansa pidatonya terasa getir. Macron memperingatkan tentang pergeseran dunia menuju arena tanpa aturan yang jelas. Tanpa tata kelola kolektif, ujarnya, yang ada hanyalah persaingan tanpa henti yang merusak. Dia secara tidak langsung menyoroti tekanan dari AS melalui perjanjian dagang yang dinilai merugikan ekspor Eropa.

"Tetapi kami lebih memilih rasa hormat daripada para penindas. Dan kami lebih memilih supremasi hukum daripada kebrutalan," imbuhnya, menekankan prinsip yang dipegangnya.

Lalu, kenapa kacamata hitam? Rupanya, ada alasannya. Sepekan sebelumnya, Macron terlihat dengan mata merah saat memberi pidato kepada militer. Saat itu, dia bahkan sempat meminta maaf atas penampilannya. "Mohon maaf atas penampilan mata saya yang kurang menarik," ucapnya. Jadi, kacamata itu kemungkinan besar untuk menutupi kondisi matanya yang belum pulih benar.

Cibiran Trump dari Panggung yang Sama

Namun begitu, alasan itu tak menyurutkan komentar pedas dari Donald Trump. Esok harinya, Rabu, giliran Trump yang berpidato di Davos. Dia tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyindir koleganya dari Prancis itu.

"Saya melihatnya kemarin dengan kacamata hitam yang indah itu, apa yang terjadi?" tanya Trump dengan nada mengejek.

Cibirannya tak berhenti di situ. Trump lalu menuduh Macron bersikap keras kepala, khususnya dalam negosiasi harga obat-obatan. Menurut Trump, Prancis telah lama mengambil keuntungan dari Amerika.

"Saya berkata, 'Emmanuel, Anda telah memanfaatkan Amerika Serikat selama 30 tahun dengan obat resep. Anda benar-benar harus melakukannya, dan Anda akan melakukannya'," kata Trump mengulang percakapan yang diklaimnya.

Dua pemimpin dengan gaya yang bertolak belakang itu sekali lagi menunjukkan perbedaan mereka, bukan cuma dalam politik, tapi juga dalam gaya berpenampilan di depan publik. Forum ekonomi bergengsi itu pun diselingi oleh ketegangan dan canda yang sarat makna.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini