Stasiun Gondangdia diguncang peristiwa tragis Rabu sore lalu. Konfirmasi resmi datang dari Kepala Stasiun, Satia Tarta Gunada. Dia membenarkan ada seorang perempuan yang melompat dari Peron 1, tepat saat kereta akan memasuki stasiun.
“Kebetulan pas loncat kereta masuk,” ujar Gunada kepada wartawan.
Dia menjelaskan, identitas korban adalah seorang perempuan bernama Aisyah, alamat di Pancoran, Jakarta. Perempuan itu terlahir pada tahun 2007.
Menurut sejumlah saksi, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 17.50 WIB. Informasi awal justru datang dari petugas keamanan yang bertugas di lokasi, bernama Daniel. Dialah yang pertama kali melaporkan adanya penumpang yang terjatuh atau melompat dari peron.
Suasana saat itu pasti kacau. Korban ditemukan masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, denyut nadinya masih ada. Tapi nasib berkata lain.
“Pas ditemukan masih ada denyut nadi,” lanjut Gunada, “tapi pas dibawa ke RS PGI Cikini sudah meninggal.”
Korban dinyatakan meninggal dunia di dalam ambulans dalam perjalanan ke rumah sakit. Upaya pertolongan medis tak bisa menyelamatkannya.
Jadi kronologinya begini: perempuan muda itu ditemukan masih bernyawa usai jatuh dari peron arah Kota. Sayangnya, nyawanya tak tertolong. Dia menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Peristiwa ini tentu meninggalkan duka dan tanda tanya. Investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap motif di balik aksi nekat tersebut.
(Nur Ichsan Yuniarto)
Artikel Terkait
Kanselir Jerman Kecam AS dan Israel karena Meremehkan Kekuatan Iran
Transjakarta Sediakan Shuttle Gratis untuk Penumpang KRL Terdampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Lima Tim Kuda Hitam yang Siap Jadi Kejutan di Piala Dunia 2026
Wagub Jakarta Rano Karno Melayat Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Bantuan Pemprov Mengalir