Sassuolo Tunjuk Alberto Aquilani sebagai Pelatih Baru, Jay Idzes Hadapi Tantangan di Era Anyar

- Minggu, 14 Juni 2026 | 04:00 WIB
Sassuolo Tunjuk Alberto Aquilani sebagai Pelatih Baru, Jay Idzes Hadapi Tantangan di Era Anyar

Klub Serie A, Sassuolo, yang diperkuat kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi memulai era baru dengan menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala untuk musim 2026-2027. Keputusan ini diambil setelah klub melakukan perubahan signifikan di kursi kepelatihan, menandai babak baru bagi tim berjuluk I Neroverdi tersebut.

Aquilani bukanlah wajah asing di kancah sepak bola Italia. Mantan gelandang Timnas Italia berusia 41 tahun itu memiliki pengalaman membela sejumlah klub besar sepanjang kariernya sebagai pemain, seperti AS Roma, Fiorentina, hingga Liverpool. Selama memperkuat Gli Azzurri, ia mencatatkan 38 penampilan dalam rentang 2006 hingga 2014 dan menjadi bagian dari skuad Italia pada Euro 2008, Piala Konfederasi 2013, serta Piala Dunia 2014.

Meski memiliki rekam jejak panjang sebagai pemain, penunjukan ini menjadi pengalaman pertama Aquilani sebagai pelatih kepala di kasta tertinggi Liga Italia. Sebelumnya, ia sempat menjalani peran sebagai asisten pelatih Giuseppe Iachini di Fiorentina pada musim 2019-2020. Setelah itu, ia dipercaya menangani tim Primavera atau U-19 Fiorentina sebelum melanjutkan karier kepelatihannya bersama Pisa dan Catanzaro di Serie B.

Pada musim 2025-2026, Aquilani sukses membawa Catanzaro melangkah hingga final play-off promosi Serie B. Namun, langkah mereka untuk naik kasta harus terhenti setelah kalah dari Monza dalam perebutan tiket menuju Serie A. Menariknya, Aquilani juga memiliki ikatan emosional dengan Sassuolo. Ia pernah memperkuat I Neroverdi pada paruh kedua musim 2016-2017 dan mencatatkan 16 penampilan bersama klub tersebut.

Alberto Aquilani ditunjuk sebagai pengganti Fabio Grosso yang memilih melanjutkan karier bersama Fiorentina. Pergantian pelatih ini menjadi salah satu perubahan besar yang dilakukan Sassuolo dalam menyambut musim baru. Tak hanya di level teknis, perubahan juga terjadi di jajaran manajemen klub. CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, mengakhiri masa pengabdiannya setelah 12 tahun dan bergabung dengan Juventus. Kedatangan Aquilani diharapkan mampu membawa Sassuolo tampil lebih kompetitif sekaligus melanjutkan perkembangan sejumlah pemain penting dalam skuad.

Penunjukan Aquilani juga menjadi kabar penting bagi Jay Idzes. Bek Timnas Indonesia itu tampil impresif sepanjang musim lalu dan menjelma sebagai salah satu pemain paling vital di lini belakang Sassuolo. Di bawah arahan Fabio Grosso, Jay hampir tak tergantikan. Pemain berusia 26 tahun tersebut mencatatkan 3.328 menit bermain dan tampil dalam 35 pertandingan Serie A sepanjang musim 2025-2026.

Saat ini, Jay masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2029. Konsistensi performanya membuat dirinya menjadi salah satu pilar utama Sassuolo dalam beberapa musim terakhir. Pergantian pelatih tentu menghadirkan tantangan baru bagi Jay Idzes. Namun, dengan performa yang telah ditunjukkan sepanjang musim lalu, bek kelahiran Belanda itu diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam proyek Sassuolo di bawah kepemimpinan Alberto Aquilani.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar