Tim forensik akhirnya berhasil mengidentifikasi jenazah pertama yang ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung, Pangkep. Korban pesawat ATR 42-500 itu adalah Deden Maulana, seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pantauan di Biddokkes Polda Sulsel, Rabu kemarin, memperlihatkan jenazah tersebut telah dimasukkan ke dalam peti. Proses ini disaksikan langsung oleh keluarga. Di bagian luar peti, terpampang jelas label bertuliskan nomor postmortem 62.B.02 dan nama Deden Maulana.
Istrinya, Vera, hadir untuk menerima jenazah. Dengan pakaian berwarna krem yang menutupi seluruh tubuhnya, suasana terasa sangat hening.
Namun begitu, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi. Rencananya, keterangan lengkap baru akan disampaikan Polda Sulsel hari Kamis besok.
Artikel Terkait
Wamensos Desak Majene Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat
Yumis Cells Musim 3 Dijadwalkan Tayang Perdana di HBO Max 13 April
Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, 2.361 Personel Amankan Arus Mudik Sumsel
Petisi 1 Juta Tanda Tangan Desak Heeseung Tetap di ENHYPEN Meski Fokus Solo