Donald Trump punya pengumuman penting. Presiden Amerika Serikat itu mengklaim telah berhasil meraih sebuah kerangka kesepakatan yang ia sebut "memuaskan" terkait Greenland. Menurutnya, kesepakatan ini dirancang untuk jangka panjang.
Namun begitu, detailnya masih sangat minim. Dalam pernyataannya, Trump enggan menjelaskan lebih jauh, termasuk soal apakah kesepakatan ini juga menyangkut kendali AS atas pulau Arktik tersebut. Informasi ini disampaikannya setelah pertemuan tak terduga dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
Lewat unggahan di Truth Social, platform media sosial miliknya, Trump menulis, "Kami telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan, pada kenyataannya, seluruh Wilayah Arktik."
Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Trump menyatakan akan mencabut rencana pengenaan tarif hingga 25 persen. Tarif itu sebelumnya diancamkan pada Denmark dan beberapa sekutu Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Jerman yang mengirim pasukan ke Greenland sebagai bentuk solidaritas. Tarif itu rencananya berlaku mulai 1 Februari.
Di hadapan para wartawan, termasuk dari AFP, Trump terlihat sangat percaya diri. "Ini mendapatkan semua yang kami inginkan," ujarnya. Ia bahkan menegaskan kesepakatan ini akan berlaku "selamanya".
Artikel Terkait
Prabowo Bawa Prabowonomics ke Panggung Elite Davos
Tragis di Gondangdia: Nyawa Gadis 18 Tahun Melayang Usai Lompat ke Rel Kereta
Rencana Bius dan Dalih Bercanda di Balik Kasus Perundungan Siswi SMP Jakarta
Waspada, Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Seharian